Me, Mine, & Mind. The Dropping Zone.

Reviews

ReviewReviewReviewReviewEnemy of the State (1998)May 11, '06 11:17 PM
for everyone
Category:Movies
Genre: Action & Adventure

Film ini bercerita tentang pembunuhan senator yg melibatkan direktur NSA (National Security Agency). Kejadian ini diketahui seorang pengamat satwa, yang akhirnya karena dikejar oleh agen NSA, memberikan kepada seorang pengacara (Robert Clayton Dean / Will Smith) tanpa diketahui si pengacara. Direktur NSA menggunakan kekuatan/kekuasaan yg dimiliki NSA, membuat hari2 si pengacara semakin berat. Dan, biasa lah, akhirnya si pengacara ini, bersama mantan agen NSA yg ikut jadi target (Edward 'Brill' Lyle / Gene Hackman), bisa mengalahkan si direktur NSA ini (Thomas Brian Reynolds / Jon Voight).

Brill: You're the threat now. Just like I was.
Robert Clayton Dean: Threat to whom? To them?
Brill: No. To your family, your friends, everybody you know, everybody you meet. That's why I went away and didn't come back. You've got to go away, Robert.
Robert Clayton Dean: No, I don't think so. This is my life, I worked hard for it and I want it back. I grew up without a father, I know what that is. And I will not allow my family to go through that.

Teknologi informasi memungkinkan integrasinya semua informasi / telekomunikasi, diharapkan sangat meningkatkan efisiensi & efektivitas kegiatan manusia. Dari makin mudahnya urusan perbankan, bisnis, & transaksi, sampai pada pendidikan dan lain2. Tetapi seperti yang lain, hal ini adalah netral alias bisa dipakai secara positif maupun negatif, dan film ini menunjukkan pemakaiannya secara negatif dan masif.

Ketika membuka Yahoo Messenger, ada berita:


NSA has massive database of Americans' phone calls:
By Leslie Cauley, USA TODAY
The National Security Agency has been secretly collecting the phone call records of tens of millions of Americans, using data provided by AT&T, Verizon and BellSouth, people with direct knowledge of the arrangement told USA TODAY.

Congress Demands Phone Records Answers:
By LAURIE KELLMAN and DONNA CASSATA, Associated Press Writer
31 minutes ago
WASHINGTON - Lawmakers demanded answers from the Bush administration Thursday about a spy agency secretly collecting records of millions of ordinary Americans' phone calls to build a database of all calls within the country.

Data on Phone Calls Monitored:
Extent of Administration's Domestic Surveillance Decried in Both Parties
By Barton Gellman and Arshad Mohammed
Washington Post Staff Writers
Friday, May 12, 2006; Page A01
The Bush administration has secretly been collecting the domestic telephone records of millions of U.S. households and businesses, assembling gargantuan databases and attempting to sift through them for clues about terrorist threats, according to sources with knowledge of the program.

Lawyer: Ex-Qwest Exec Ignored NSA Request
By KATHERINE SHRADER, Associated Press Writers
WASHINGTON - Telecommunications giant Qwest refused to provide the government with access to telephone records of its 15 million customers after deciding the request violated privacy law, a lawyer for a former company executive said Friday. For a second day, the former National Security Agency director defended the spy agency's activities.
ADVERTISEMENT

In a written statement, the attorney for former Qwest CEO Joseph Nacchio said the government approached the company in the fall of 2001 seeking access to the phone records of Qwest customers, with neither a warrant nor approval from a special court established to handle surveillance matters.

"Mr. Nacchio concluded that these requests violated the privacy requirements of the Telecommunications Act," attorney Herbert J. Stern said from his Newark, N.J., office.
--- end of news ---

Congressman Sam Albert: [On TV] We knew that we had to monitor our enemies. We've also come to realise that we need to monitor the people who are monitoring them...
Carla Dean: Well who's gonna monitor the monitors of the monitors?
Robert Clayton Dean: I wouldn't mind doing a little monitoring myself.



ECHELON is a term associated with a global network of computers that automatically search through millions of intercepted messages for pre-programmed keywords or fax, telex and e-mail addresses. Every word of every message in the frequencies and channels selected at a station is automatically searched. The processors in the network are known as the ECHELON Dictionaries. ECHELON connects all these computers and allows the individual stations to function as distributed elements an integrated system. An ECHELON station's Dictionary contains not only its parent agency's chosen keywords, but also lists for each of the other four agencies in the UKUSA system [NSA, GCHQ, DSD, GCSB and CSE]


ReviewReviewReviewReviewReviewTafsir Mar 20, '06 10:23 PM
for everyone
Category:Other


From: "Arifullah Ibn Rusyd"
X-eGroups-Approved-By: netcompetency via web; 15 Mar 2006 03:18:14 -0000
Sender: mifta-perjuangan@yahoogroups.com
Mailing-List: list mifta-perjuangan@yahoogroups.com;
Delivered-To: mailing list mifta-perjuangan@yahoogroups.com

Date: Wed, 15 Mar 2006 09:35:33 +0700
Subject: Re: [mifta-perjuangan] untuk Kekurang ajaran Kompas dan media setipe nya.
Reply-To: mifta-perjuangan@yahoogroups.com
Content-Type: text/plain; charset=US-ASCII
Content-Transfer-Encoding: 7bit

assalamu'alaikum wr wb

menurut saya pendapat A Teguh ada benarnya. konteks Qs. 2:120 tersebut tidak
melakukan generalisasi bahwa seluruh orang kristen dan yahudi membenci umat
Islam. makanya pada ayat tersebut alQur'an menuliskan kata yahudi dan
nashrani dalam bentuk isim ma'rifat (khusus) bukan isim nakiroh (umum).
cirinya kata yahudi dan nashrani dalam ayat tersebut di dahului oleh alif
dan lam (dalam tulisan al-Qurannya 'Al-Yahud' dan 'Al-Nashara'). Berdasarkan
kata yang digunakan tersebut maka ayat ini ditujukan pada kelompok2 tertentu
dari mereka yang membenci umat islam dan sekali lagi mencegah terjadinya
generalisasi.

untuk istilah na'at (sifat) dan man'ut (yang disifati) pada postingan
sebelumnya menurut saya salah tempat. setahu saya na'at dan man'ut selalu
dalam bentuk isim (kata benda). sedangkan kata "lan" dan "la" bukan isim
tetapi huruf (dalam bahasa arab ada tiga jenis kata -> isim (kata benda),
fi'il (kata kerja) dan huruf (kata sambung)).

mungkin bisa baca postingan berikut ini utk melihat alternatif tafsiran ayat
di atas http://arif101.blogs.friendster.com/my_blog/2005/07/index.html

On 3/14/06, Teguh Sudibyantoro wrote:
>
> Hmmm, ternyata saya dianggap membela Yahudi yang dicela Allah ya?
>
> Sepertinya sih sudah saya sebutkan, bahwa saya membela yg benar,
> apakah itu dilakukan oleh orang non muslim maupun yg mengaku muslim,
> lha kalo memang jelas2 salah ya tentu dong harus diluruskan.
>
> Jadi ternyata memang tidak seabsolut itu kan? Bahwa semua orang
> berbangsa Yahudi dan /atau nasrani tanpa kecuali?
>
> Wassalam.
>
>
>
> On 3/13/06, A Nizami wrote:
> > Assalamu'alaikum wr wb,
> >
> > Tidak semuanya. Tapi sebagian besar memang begitu. Contohnya zaman Nabi
> juga
> > ada orang Yahudi yang masuk Islam seperti Abdullah bin Salam. Meski
> > demikian, Abdullah bin Salam tidak tersinggung membaca ayat:
> >
> > "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga
> kamu
> > mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah
> > petunjuk (yang benar)." Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan
> mereka
> > setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi
> pelindung
> > dan penolong bagimu." [Al Baqarah:120]
> >
> > Karena memang sebagian besar orang Yahudi dan Nasrani memang begitu.
> Nabi
> > Isa yang diutus ke bangsa Yahudi bukannya ditaati justru hendak mereka
> > bunuh.
> >
> > Jika mereka ridho melihat ummat Islam menjalankan ajaran agamanya,
> tentulah
> > mereka ramai2 mendukung ummat Islam untuk mendirikan negara Islam atau
> > menegakkan syari'at Islam bukan?
> >
> > Jadi ghirah anda untuk membela Yahudi yang dicela Allah SWT dalam Al
> Qur'an
> > saya kagumi karena ternyata jauh lebih besar dari orang Yahudi asli yang
> > masuk Islam seperti Abdullah bin Salam.
> >
> > Wassalam
> >
> > > -----Original Message-----
> > > From: Teguh Sudibyantoro [mailto:teguh.sudibyantoro@gmail.com]
> > > Sent: Senin, Maret 13, 2006 10:59
> > > To: mifta-perjuangan@yahoogroups.com
> > > Subject: Re: [mifta-perjuangan] untuk Kekurang ajaran Kompas dan media
> > > setipe nya.
> > >
> > >
> > > Saya tidak terpesona secara membabibuta terhadap non muslim, dan saya
> > > juga tidak mau membabibuta dalam menafikan.
> > >
> > > Dalam Al Baqoroh 85, apakah semua bani Israil itu pasti begitu ya?
> > > Termasuk nabi Isa dan keluarganya dong ya?
> > >
> > > Soal SLA, lagi2 saya juga tidak membabibuta menyamakan semuanya.
> > > Memang dalam soal Freeport, mereka itu merugikan kita. Tapi apakah
> > > memang bisa dipastikan bahwa semua orang non muslim itu begitu? Tidak
> > > bisa dipercaya sama sekali?
> > > Mungkin saya kurang lengkap kali ya, mohon maaf deh. Soalnya saya
> > > beberapa kali menemukan ternyata yang melakukan tindakan merugikan itu
> > > bukan hanya orang2 asing seperti di Freeport, tetapi juga ternyata
> > > sebagian orang2 muslim yg "militan" kali yeee....
> > >
> > > Mungkin yg terbaik adalah mengambil apa yg terbaik dari apa pun, dan
> > > waspada dan menghindari/membuang yg jelek dari apa pun itu, mau muslim
> > > maupun non-muslim.
> > >
> > > Mengingkari fakta dan ayat yg jelas dan benar tafsirnya sih saya
> > > setuju banget bahwa itu petunjuk kurangnya iman, tuh Om.
> > > Nah kalo ternyata tafsirnya itu ada yg kurang? Terus mempercayai
> > > membabibuta? Apakah itu bukan petunjuk kurangnya iman? ;)
> > >
> > > Saya memang khawatir dgn perilaku orang2 non-muslim yg memang
> > > mempunyai niat jahat dan melaksanakannnya.
> > > Tetapi saya lebih khawatir terhadap orang2 baik muslim maupun
> > > non-muslim yg merasa bahwa pemikiran/tindakannya itu benar, tapi
> > > ternyata.....
> > >
> > > Dan saya setuju & mendukung RUU anti pornoaksi & pornografi. Tetapi
> > > sekali lagi, tidak membabibuta kan? Kalo berita di Kompas itu benar,
> > > kenapa tidak ditindaklanjuti? Kalo peraturannya sudah cukup sempurna,
> > > tentu kejadian2 seperti itu tidak muncul menjadi berita di Kompas kan?
> > > Saya juga mendukung bahwa Kompas itu tidak adil jika ternyata cuma
> > > menayangkan berita2 buruk2nya saja, tetapi apakah kalo memang terjadi
> > > kejadian tersebut, apakah kita juga tutupi2 dan tidak menindaklanjuti?
> > > Kalo begitu, apa bedanya kita dengan Kompas? ;)
> > >
> > >
> > > wassalam
> > > =Huge T=
> > >
> > > On 3/13/06, A Nizami wrote:
> > > > Assalamu'alaikum wr wb,
> > > >
> > > > Jangan terpesona dengan sikap mereka:
> > > > "Kemudian kamu (Bani Israil) membunuh dirimu (saudaramu sebangsa)
> dan
> > > > mengusir segolongan daripada kamu dari kampung halamannya, kamu
> bantu
> > > > membantu terhadap mereka dengan membuat dosa dan permusuhan; tetapi
> jika
> > > > mereka datang kepadamu sebagai tawanan, kamu tebus mereka,
> > > padahal mengusir
> > > > mereka itu (juga) terlarang bagimu. Apakah kamu beriman kepada
> > > sebahagian Al
> > > > Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebahagian yang lain?
> > > Tiadalah balasan
> > > > bagi orang yang berbuat demikian daripadamu, melainkan kenistaan
> dalam
> > > > kehidupan dunia, dan pada hari kiamat mereka dikembalikan
> > > kepada siksa yang
> > > > sangat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat"
> > > [Al Baqarah:85]
> > > >
> > > > Mereka hanya mengikuti sebagian ayat Allah dan mengingkari yang
> lain.
> > > > Masalah SLA itu mereka lakukan jika kompetisi memang fair dan
> > > bersaing. Tapi
> > > > coba lihat kontrak Freeport, Exxon, dsb. Pada kontrak Freeport
> misalnya
> > > > tidak ada kejelasan sanksi jika mereka melanggar (mis: mencemari
> > > > lingkungan).
> > > >
> > > > Mereka mempromosikan perzinahan, homoseksual (nikah sejenis,
> > > dsb). Bahkan
> > > > mereka menentang habis2an RUU yang akan melarang pornografi.
> > > >
> > > > Ummat Yahudi dan Nasrani tidak akan senang hingga kita mengikuti
> mereka.
> > > > Sebagai contoh tidak akan pernah mereka senang jika ummat Islam
> > > mendirikan
> > > > negara Islam atau menegakkan syariah Islam. Itu fakta. Di
> > > Aljazair partai
> > > > Islam FIS yang menang justru mereka hancurkan karena khawatir
> > > syariat Islam
> > > > berdiri. Afghanistan yang menerapkan syariat Islam juga mereka
> duduki.
> > > > Di situs Asiafoundation.org dan juga libforall.org mereka
> > > berusaha mengubah
> > > > ajaran Islam dengan mendanai kelompok sempalan macam JIL.
> > > >
> > > > Oleh karena itu shodaqollahul 'azhiim. Maha Benar Allah:
> > > >
> > > > "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu
> > > hingga kamu
> > > > mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah
> itulah
> > > > petunjuk (yang benar)." Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti
> > > > kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah
> > > tidak lagi
> > > > menjadi pelindung dan penolong bagimu." [Al Baqarah:120]
> > > >
> > > > Mengingkari fakta mau pun ayat di atas merupakan kurangnya iman
> kita.
> > > >
> > > > Wassalam
> > > >
> > > > > -----Original Message-----
> > > > > From: mifta-perjuangan@yahoogroups.com
> > > > > [mailto:mifta-perjuangan@yahoogroups.com]On Behalf Of Teguh
> > > Sudibyantoro
> > > > > Sent: Rabu, Maret 08, 2006 22:42
> > > > > To: mifta-perjuangan@yahoogroups.com
> > > > > Subject: Re: [mifta-perjuangan] untuk Kekurang ajaran Kompas dan
> media
> > > > > setipe nya.
> > > > >
> > > > >
> > > > > Dari terjemahan Departemen Agama ya Om?
> > > > >
> > > > > Soal umat lain menguasai ekonomi, militer, dll ya memang ada sisi
> di
> > > > > mana mereka patut disorot tentang niat mereka. Tapi di sisi lain,
> > > > > mereka sebenarnya juga telah menemukan & melaksanakan ayat2 Alloh
> di
> > > > > alam ini. Misalnya, bagaimana mereka bisa memberikan SLA (Service
> > > > > Level Agreement) sedemikian hebat kepada kliennya, ya pantas saja
> > > > > kliennya lebih memilih mereka. Kan seharusnya umat Islam yg
> diharapkan
> > > > > memberikan manfaat sebesar2nya kepada umat manusia, sehingga
> > > > > seharusnya memberikan SLA yg paling hebat ya? Khairun naas
> ahsanuhum
> > > > > wa anfauhum linnaas.
> > > > >
> > > > > Umat Islam bisa kalah, bukan hanya karena faktor luar, malah
> faktor
> > > > > utamanya justru dari dalam sendiri ya?
> > > > > Seperti kata Om Yusuf Kurniawan, "Jadi jangan harap perbaikan
> bangsa
> > > > > akan dimulai oleh mereka. Tapi oleh kita kaum muslimin."
> > > > >
> > > > > Wassalam
> > > > > =Huge T=
> > > > >
> > > > > On 3/8/06, A Nizami wrote:
> > > > > > Assalamu'alaikum wr wb,
> > > > > >
> > > > > > "Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu
> > > > > hingga kamu
> > > > > > mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk
> > > Allah itulah
> > > > > > petunjuk (yang benar)." Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti
> > > > > kemauan mereka
> > > > > > setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi
> > > > > menjadi pelindung
> > > > > > dan penolong bagimu." [Al Baqarah:120]
> > > > > >
> > > > > > Saat ini orang Yahudi dan Nasrani saat ini menguasai
> > > > > perekonomian, militer,
> > > > > > budaya, media massa, politik, dsb. Mereka menguasai dunia.
> > > > > >
> > > > > > Namun dengan kekuasaannya itu mereka bukannya melaksanakan
> > > > > perintah Tuhan,
> > > > > > justru membangkang perintah Allah.
> > > > > >
> > > > > > Tak heran jika mereka mempromosikan perzinahan, pornografi,
> > > > > minuman keras,
> > > > > > homoseksual (bahkan pernikahan sejenis) ke seluruh dunia lewat
> > > > > media massa
> > > > > > mau pun perundang-undangan. Mereka ingin ummat Islam
> > > mengikuti langkah
> > > > > > mereka. Berbagai aliran sesat seperti Islam Liberal mereka
> > > > > danai agar ummat
> > > > > > Islam mengikuti mereka.
> > > > > >
> > > > > > Karena itulah dalam shalat kita diperintahkan agar
> > > ditunjukki jalan yang
> > > > > > lurus. Bukan jalan orang yang dimurkai Allah (Yahudi) dan bukan
> > > > > pula orang
> > > > > > yang sesat (Nasrani)
> > > > > >
> > > > > > Wassalam
> > > > > >
> > > > > > > -----Original Message-----
> > > > > > > From: mifta-perjuangan@yahoogroups.com
> > > > > > > [mailto:mifta-perjuangan@yahoogroups.com]On Behalf Of
> > > Yusuf Kurniawan
> > > > > > > Sent: Rabu, Maret 08, 2006 17:12
> > > > > > > To: mifta-perjuangan@yahoogroups.com
> > > > > > > Subject: [mifta-perjuangan] untuk Kekurang ajaran Kompas dan
> media
> > > > > > > setipe nya.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > > Wa lan' Tardhoo ankal Yahuudu wa lan Nasharaa...
> > > > > > > Tidak akan rela golongan Yahudi dan Nashara...
> > > > > > >
> > > > > > > Karena perbaikan akhlak akan memulai perbaikan bangsa menuju
> > > > > > > taraf hidup dan pendidikan yg lebih baik. Bangsa Indonesia yg
> > > > > > > baik taraf hidupnya dan cerdas otaknya tidak mudah
> dimurtadkan.
> > > > > > > Justeru akan semakin banyak muallaf di bumi Indonesia ini.
> > > > > > > Jadi jangan harap perbaikan bangsa akan dimulai oleh mereka.
> > > > > > > Tapi oleh kita kaum muslimin.
> > > > > > >
> > > > > > >
> > > > > > >
> ------------------------------------------------------------------
> > > > > > > ------------------------------------------------
> > > > > > >
> > > > > > > Assalaamu'alaikum.
> > > > > > >
> > > > > > > Perbaikan moral memang tidak mudah dan butuh proses.
> > > > > > > For Your Information :
> > > > > > > 1. Pengesahan Perda didukung 13 ribu guru kota Tangerang
> > > yg berharap
> > > > > > > Perda ini bisa memperbaiki moral generasi muda dan anak
> > > > > sekolah yg sudah
> > > > > > > sangat kritis.
> > > > > > > 2. Ahad 5 maret kemarin, 5000 an warga kota dari Orang tua
> sampai
> > > > > > > anak-anak, dari Walikota, anggota DPRD sampai mahasiswa
> > > > > > > menghadiri dan melakukan jalan sehat sambil sosialisasi Perda
> > > > > > > keliling kota Tangerang.
> > > > > > > 3. Press release Yayasan Mutiara Ibu dan berbagai LSM
> > > perempuan Kota
> > > > > > > Tangerang yang menyambut positif rasa aman berada di luar
> > > rumah pada
> > > > > > > malam hari dengan berkurangnya kerawanan di berbagai
> > > tempat seperti
> > > > > > > terminal dan tempat2 sepi yg sebelumnya rawan kejahatan.
> > > > > > >
> > > > > > > Kok aneh ya, kalau dukungan positif yg begitu besar malah
> > > > > tidak termuat
> > > > > > > di media.
> > > > > > > Konspirasi tidak ingin terjadi perbaikan moral ??!
> > > > > > >
> > > > > > > Best Regards,
> > > > > > > yusufk
> > > > > > > warga Kota Tangerang "Akhlakul Karimah"
> > > > > > >
> > > > > > > PS: jangan coba-coba "minum" dijalan. "minum" di tempat lain
> dan
> > > > > > > mabuknya di Tangerang pun akan ditangkap :) . So... para
> tukang
> > > > > > > mabuk dan
> > > > > > > tukang melacur.. hati2 lah !!!
> > > > > > >
> > > > > > > >Hati-hati Minum di Jalan, Bisa Ditangkap...
> > > > > > > >
> > > > > > > >sumber:
> > > http://www.kompas.com/kompas-cetak/0603/02/utama/2478744.htm
> > > > > > > >
> > > > > > > >SOELASTRI SOEKIRNO

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.